Select Page
DHARMA SANTI 2018

DHARMA SANTI 2018

Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun berdasarkan penanggalan Tahun Caka, yang dimulai pada tahun 79 SM. Hari Raya Nyepi bertepatan dengan Tahun Baru Caka. Sabtu, 1 September 2018 umat Hindu di  lingkungan Yayasan Taruna Bakti yang terdiri dari siswa, orangtua, dan guru merayakan Dharma Santi.  Dharma Santi dilaksanakan setelah semua rangkaian upacara Nyepi berakhir. Pelaksanaan Dharma Santi merupakan suatu upaya untuk meningkatkan sradha sesuai ajaran agama dan untuk memupuk hubungan sosial di lingkungan Yayasan Taruna Bakti.

Dalam sambutannya, Bapak I Wayan Suwastama, S.Ag selaku koordinator kegiatan dan guru Agama Hindu mengatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi misi Yayasan Taruna Bakti, yaitu menciptakan suasana lingkungan sekolah yang mampu menumbuhkan rasa kebersamaan dan saling menghormati.  Tema perayaan Dharma Santi kali ini  adalah “ Melalui Dharma Santi kita tingkatkan rasa persaudaraan dan persatuan dalam keberagaman”, oleh karena itu semoga Dharma Santi ini dapat memberikan kedamaian.

Rangkaian kegiatan Dharma Santi ini diisi dengan doa bersama, hiburan berupa penampilan tarian dan nyanyian dari siswa serta penyampaian Dharma Wacana oleh cendikiawan Hindu yaitu Bapak Dewa Bonha, M.Si.

Bapak Dewa Bonha sangat mengapresiasi perayaan Dharma Santi ini. Beliau mengingatkan, untuk senantiasa menjunjung sikap saling menghormati antarumat beragama.

Bapak Dewa Bonha menuturkan bahwa seseorang yang menghormati agama orang lain sesungguhnya dia telah mensucikan agamanya. Sedangkan seseorang yang menghina agama orang lain, sesungguhnya dia sedang menjelekkan agamanya sendiri. ****)))

 

 

Peringatan HUT RI ke-73 SD Taruna Bakti Bandung

Peringatan HUT RI ke-73 SD Taruna Bakti Bandung

BANDUNG, Untuk memperingati HUT RI ke-73  SD Taruna Bakti mengadakan kegiatan khusus untuk meningkatkan rasa nasionalisme siswa (16/8/2018). Kegiatan yang bertempat di lapangan sekolah Jln. L.L.R.E. Martadinata, Bandung, berlangsung dengan meriah. Menambah semaraknya peringatan peristiwa bersejarah ini, siswa dan guru serempak menggunakan pakaian merah dan putih.

Acara diawali dengan teatrikal drama yang diperankan oleh siswa dan guru. Sejenak, siswa diajak untuk menapaki sejarah perjuangan bangsa ketika merebut kemerdekaan Republik Indonesia.

Pada kesempatan kali ini, disampaikan ulasan tentang HUT RI ke-73 oleh perwakilan guru, Lina Julita, S.Pd. “Kita harus menghargai jasa para pahlawan yang telah gugur membela kemerdekaan, proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia merupakan tonggak bersejarah yang tidak akan kita lupakan sampai akhir hayat sehingga selalu diperingati setiap tahunnya”, tutur Ibu Lina.

Proklamasi kemerdekaan, bukanlah suatu tujuan akhir dari perjuangan bangsa Indonesia namun merupakan alat untuk mencapai tujuan yang lebih jauh yaitu terciptanya masyarakat Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila.

Ibu Lina menambahkan bahwa kemerdekaan yang telah dicapai  harus dipertahankan dan diisi oleh segenap rakyat Indonesia. Kini, Indonesia tidak lagi dijajah  oleh penjajah tapi oleh kemalasan. Kemalasan dapat membuat orang menjadi bodoh sehingga menimbulkan kemiskinan. Karena itu, mari kita hapus rasa malas tingkatkan semangat belajar dan bekerja untuk membangun negara Indonesia tercinta.

Selain teatrikal drama, diselenggarakan pula aneka lomba bagi seluruh siswa. Siswa sangat antusias mengikuti lomba  di antaranya balap kerupuk, balap kelereng, estafet bola, paduan suara, dan lomba memindahkan air menggunakan tangan.

Penguatan karakter siswa perlu diterapkan sejak dini sehingga setiap kegiatan sekolah haruslah bermakna bagi siswa. Kegiatan peringatan HUT RI merupakan sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, seperti yang tertuang dalam pendidikan karakter Bandung Masagi.

  

 

Video teatrikal drama yang diperankan oleh siswa dan guru SD Taruna Bakti :

 

 

 

 

STUDI BANDING MAJLIS GURU BESAR DAERAH TAMPIN NEGERI SEMBILAN, MALAYSIA KE SD TARUNA BAKTI, BANDUNG.

STUDI BANDING MAJLIS GURU BESAR DAERAH TAMPIN NEGERI SEMBILAN, MALAYSIA KE SD TARUNA BAKTI, BANDUNG.

BANDUNG, Rombongan dari 30 Kepala Sekolah yang berasal dari Majlis Guru Besar Daerah Tampin Negeri Sembilan, Malaysia yang dipimpin oleh Bapak  Raja Azahar Bin Raja Sulaiman datang berkunjung ke SD Taruna Bakti Jln L.L.R.E. Martadinata 52, Rabu (15/8/2018). Kunjungan ini bertujuan untuk berbagi informasi berkaitan dengan program sekolah.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa Eropa memiliki sistem pendidikan yang maju, namun, Indonesia juga sering dijadikan  sebagai salah satu negara tujuan kunjungan untuk belajar”, tutur Bapak Raja Azahar. Beliau mengungkapkan bahwa Indonesia  mengalami kemajuan yang sangat pesat dalam bidang pendidikan, ditambah lagi adanya persamaan kultur dan budaya yang dimiliki kedua negara, sangat memungkinkan bagi kami untuk berkunjung melakukan studi banding.

Kunjungan yang diikuti oleh 30 Kepala Sekolah Dasar ini diterima langsung oleh Ketua Umum Pengurus Yayasan Taruna Bakti Bapak Ir. Bernardi Widjajakusuma, MRECM., CIPS., IAI., AIA, dan Kepala Sekolah Ibu Irma Meirani, S.Pd. Beberapa kreasi siswa yaitu atraksi pencak silat, pagelaran tari daerah, nyanyian lagu Taruna Bakti Hebat dan pupuh menjadi penyambut kedatangan mereka.

Pada kesempatan kali ini Kepala Sekolah SD Taruna Bakti memaparkan tentang profil sekolah dan program sekolah. Ibu Irma mengatakan, bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki karakter kuat di samping kompetensi yang tinggi. Hal ini dapat diperoleh dari pendidikan yang menyenangkan dan lingkungan yang mengamalkan nilai-nilai budi pekerti dalam setiap sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. “SD Taruna Bakti berkomitmen memberikan pelayanan yang bermutu dengan pendidikan yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan tanpa memandang perbedaan ras, suku bangsa dan agama sesuai dengan semangat pembauran” tutur  Ibu Irma.

Dari Malaysia, turut pula memberikan materi terkait dengan program pendidikan yang sudah dilaksanakan di negara tersebut.  Guru Besar SK Bukit Jalor memberikan materi bertajuk Sekolah Transformasi dan My Punch Card  oleh  Guru Besar SK Keru. Pertukaran informasi ini diharapkan dapat mempererat jalinan kerja sama dan menambah wawasan untuk kemajuan sekolah masing-masing.

Dalam lawatannya para kepala sekolah diajak untuk melihat langsung sarana dan prasarana yang ada di SD Taruna Bakti. Mereka berkunjung ke perpustakaan, ruang komputer, ruang seni, ruang IPA dan ruang kelas.  Mereka juga antusias menyimak penjelasan tentang pembiasaan penguatan karakter, kegiatan literasi, adiwiyata dan kegiatan mengajar di kelas.  “Bagus sekali” ujar salah satu pengunjung. “Muridnya juga ramah, very nice” tambahnya.

Acara diakhiri dengan saling bertukar cinderamata dan penandatanganan nota kesepahaman menandai kerjasama yang telah terjalin.

“Kami sangat mengapresiasi dengan kunjungan ini”, ujar Bapak Bernardi selaku Ketua Umum Pengurus Yayasan Taruna Bakti. Bapak Bernardi mempersilakan jika rekan-rekan guru yang lain di Malaysia ingin berkunjung ke Taruna Bakti, karena selain sekolah dasar, ada juga unit TK, SMP, SMA dan Akademi Sekretaris yang dengan senang hati akan bertukar informasi untuk kemajuan pendidikan bersama.

Berikut adalah dokumentasi yang berhasil dihimpun :

Berikut ini hasil dokmentasi dari PROG KOLABORASI MGB TAMPIN yang diupload ke Youtube pada hari Ahad, tanggal 19 Agustus 2018.