Di awal tahun 2018 ini sekolah SD Taruna Bakti kembali ikut serta di acara Festival Adiwiyata tepatnya di acara Interval x 4th. Adiwiyata Festival yang diadakan di kampus UNJANI di jalan Terusan Gatot Subroto Bandung. Acara ini diselenggarakan oleh Teknik Industri Universitas Jenderal Achmad Yani berjasama dengan DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan) Kota Bandung.
Interval x 4th. Adiwiyata Festival tahun 2018 hadir dengan tema “Dare to Build Startup Business”. Interval x Adiwiyata Festival dimeriahkan oleh beberapa kegiatan seperti : Workshop ISO 9001:2015, Jalan Santai + GPS, Pameran dan Bazaar, Lomba Karya Tulis Ilmiah, Lomba Fashion Show Daur Ulang, Lomba Film Lingkungan, Audisi Band, Lomba Perkusi, Lomba Modern Dance, dan Pelaksanaan REKOR MURI (Pembuatan sajadah berbahan kemasan kopi dengan peserta terbanyak).
Jalan santai & aksi gps SD Taruna Bakti terdiri dari 7 orang siswa yang merupakan gabungan perwakilan kelas 4 dan 5 ditambah 2 orang guru pendamping . Jalan santai diikuti oleh civitas akademika Teknik Industri UNJANI & komunitas sekolah adiwiyata kota Bandung serta instansi terkait. Jalan santai menempuh rute yang akan ditentukan, jalan santai disertai dengan aksi gerakan pungut sampah di sejumlah ruas jalan yang diikuti. Setiap peserta dibekali trash bag dan juga sarung tangan, peserta melakukan aksi GPS di sepanjang jalan yang di lalui. Di beberapa titik tertentu yang dilewati disiapkan sepeda motor sampah yang disiapkan oleh PD Kebersihan untuk menjadi TPS dan atau mengangkut langsung sampah-sampah yang didapatkan selama jalan santai & aksi GPS berlangsung.
Selain kegiatan jalan santai dan gps, SD Taruna Bakti ikut serta dalam Green Festival. Green festival adalah pameran beragam kreasi produk daur ulang yang dipersembahkan oleh komunitas Sekolah Adiwiyata Kota Bandung & Teknik Industri UNJANI. Produk daur ulang yang dipamerkan bisa beragam kreasi dengan menggunakan bahan limbah/sampah plastik, kertas, kain, kaca, kayu, besi serta display beragam lukisan produk daur ulang dll. Peserta pameran kreasi daur ulang ditentukan (=terbatas/maks 10 stand saja).
Photo dokumentasi kegiatan Interval x 4th. Adiwiyata Festival tahun 2018
Akhirnya puncak acara kegiatan The 3rd TBSTC 2017 yang ditunggu-tunggu berlangsung dengan sukses dan meriah, kegiatan diakhiri acara sulap dan pemberian piala kepada para pemenang lomba. Bagi rekan-rekan yang belum tahu, TBSTC merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh SD Taruna Bakti dengan tujuan untuk menyalurkan bakat dan kreativitas siswa TK dan SD se – Bandung Raya dalam bidang olahraga, seni, dan teknologi.
The 3rd TBSTC 2017 kali ini diawali dengan pelaksanaan Seminar Parenting dengan tema “Mengasuh Anak di Dunia Digital” dengan pembicara Najelaa Shihab didampingi Muhammad Farhan (Om Farhan) sebagai keynote speaker serta moderator di pandu oleh Mischa Mariska. Kegiatan seminar dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 28 oktober 2017.
SD Taruna Bakti pada kegiatan ini kembali berhasil mempertahankan prestasi sebagai Juara Umum. TK/SD yang meraih gelar juara umum akan mendapatkan piala bergilir Ketua Penggerak PKK Kota Bandung (Ibu Atalia Praratya Kamil) untuk tingkat SD dan SD Taruna Bakti untuk tingkat TK.
TBSTC sudah diselenggarakan sejak tahun 2015 dengan peserta di tahun 2015 berjumlah 543 peserta dan di tahun 2016 berjumlah 1046 peserta. TBSTC memiliki tema yang berbeda di setiap tahunnya. The 3rd TBSTC kali ini bertemakan Modern Creativity, yang berarti melalui 3rd TBSTC segala kreativitas anak Indonesia dapat dituangkan melalui berbagai bidang baik itu seni, olahraga, teknologi dan permainan edukasi, adapun total peserta untuk tahun 2017 kurang lebih berjumlah 1200 peserta.
Berikut adalah dokumen kegiatan The 3rd TBSTC 2017 yang berhasil kami rangkum.
Dokumentasi Kegiatan Seminar
Dokumentasi Kegiatan Pembukaan, lomba, pentas seni, dan bazar di The 3rd TBSTC 2017
Pembukaan Perlombaan The 3rd TBSTC 2017
Pada kegiatan ini diperkenalkan juga lagu jingle The 3rd TBSTC yang berjudul “Taruna Bakti Hebat”, yang di nyanyikan oleh Satchel dan Anadhya. Berikut ini adalah lagu “Taruna Bakti Hebat” :
Di bawah ini adalah video Produser dan Pencipta Lagu “Taruna Bakti Hebat”.
Pengertian Finger Painting Bagi Anak– Finger painting adalah jenis kegiatan membuat gambar yang dilakukan dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara langsung dengan jari tangan secara bebas di atas bidang gambar, batasan jari di sini adalah semua jari tangan, telapak tangan, sampai pergelangan tangan (Sumanto, 2005).
Finger painting didefinisikan pula sebagai teknik melukis secara langsung tanpa menggunakan bantuan alat, anak dapat mengganti kuas dengan jari-jari tangannya secara langsung (Pamadi, 2008) . Berdasarkan kedua pendapat tersebut, dapat disimpulkan bahwa finger painting adalah kegiatan melukis secara langsung dengan jari tangan di atas bidang gambar dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara bebas. Dalam melakukan finger painting, anak dapat merasakan sensasi pada jari karena kegiatan ini langsung menggunakan jari-jari tangan. Pada dasarnya kegiatanfinger painting sangat mudah dilakukan oleh anak.
Di dalam kegiatan finger painting tidak ada aturan baku yang harus dipelajari. Dalam kegiatan finger painting yang penting dilakukan oleh guru adalah bagaimana memotivasi dan menumbuhkan keberanian pada diri anakuntuk berani menyentuhkan jarinya dengan cat warna. Kegiatan ini juga melatih motorik halus anak khususnya jari-jari anak agar lebih lentur. Melalui berbagai kegiatan kesenian, seperti menggambar, melukis, menggunakan instrumen musik, dan merajut akan melatih kemampuan motorik halus (Suyanto, 2005).
Oleh karena selain untuk melatih kesenian anak, kegiatan finger painting termasuk dalam kegiatan yang dapat melatih kemampuan motorik halus anak. Anak menggunakan otot-otot jarinya untuk berkreasi sehingga kemampuan motoriknya berkembang. Biasanya untuk melatih anak menulis, terlebih dahulu anak-anak dilatih untuk menggambar. Hal itu ecara tidak langsung akan melatih otot-otot halus anak pada tangan dan jari yang sangat berguna sebagai bekal berlatih menulis.
Dengan kegiatan finger painting dapat melatih anak untuk menggunakan indranya yaitu indra peraba karena kegiatan finger painting ini mengharuskan anak untuk bersentuhan angsung dengan cat pewarna untuk bahan melukis dengan menggunakan jari-jari mereka. Aktivitas mereka bersentuhan langsung dengan cat dapat melatih anak untuk menggunakan indra perabanya. Kegiatan ini juga dapat membantu anak untuk mengenal warna dan pencampuran warna karena di dalam kegiatan finger painting ini anak dapat bebas memilih dan mencampur cat warna yang akan dipakai untuk kegiatan melukisnya.
(di sadur dari : pustakapaud.blogspot.co.id)
Keterampilan Membuat “Tempat Pensil Dari Stik Es Krim”
Biasanya setelah anak memakan es krim sisa dari stiknya langsung dibuang begitu saja, namun ternyata dengan stik es krim banyak bisa menghasilkan ide dan kreatifitas yang lucu dan menarik. Dengan memamfaatkan barang sisa seperti stik es krim untuk dijadikan kerajinan kreatif seperti membuat tempat pensil, kita juga mengajarkan kepada anak untuk ramah lingkungan. Di bawah ini adalah dokumentasi dari kegiatan tersebut.
Hari sabtu tanggal 30 September 2017, perwakilan siswa kelas 5 SD Taruna Bakti beserta guru pendamping mengikuti kegiatan rutin “sabtu seru” GPS (Gerakan Pungut Sampah) di sungai Cikapundung. Kegiatan ini bertujuan untuk mendidik para pelajar dikota Bandung khususnya dari mulai tingkat SD, SMP, SMA dan Universitas agar peduli terhadap kebersihan lingkungan kota Bandung dan sekitarnya.
Sebelum kegiatan dimulai, Penasihat Relawan Cikapundung Riverspot, Kudi Rukadi memberikan pengarahan kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan, jangan membuang sampah sembarangan.
Sehabis kegiatan, siswa dan guru pendamping gps sabtu seru dari SD Taruna Bakti berphoto bareng bersama dengan tim gps dari Universitas Maranatha dan Telkom.
Sabtu Seru Edisi ke 2
Pada hari sabtu tanggal 7 Oktober, perwakilan siswa dari kelas 4 beserta guru pendamping SD Taruna Bakti kembali mengikuti kegiatan sabtu seru yang rutin dilaksanakan oleh Penasihat Relawan Cikapundung Riverspot, Kudi Rukadi.
Berikut adalah photo dokumentasi dari kegiatan tersebut.
Pada hari selasa tanggal 19 September 2017, para siswa, guru, serta karyawan di SD Taruna Bakti melaksanakan kegiatan menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1439 Hijiriah, adapun tema kegiatannya adalah “Dengan Hijrah Mari Kita Tingkatkan Ketaqwaan”. Kegiatan di buka oleh Ibu Marcelina Peni selaku Kepala Unit SD Taruna Bakti dilanjutkan pemberian taushiyah oleh ibu Khanifah.
Diharapkan para siswa, guru serta karyawan dapat megetahui makna dari Tahun Baru Islam 1 Muharam 1439 H. Hijrah Nabi Muhammad SAW tahun 622 M dari Makkah ke Madinah merupakan peristiwa penting untuk umat Islam. Semangat dari hijrah itu diharapkan diwariskan dan dikobarkan umat muslim untuk membangun bangsa Indonesia agar lebih maju.
Kegiatan Tahun Baru Islam untuk para siswa diisi dengan berbagai macam perlombaan, untuk kelas 1 danngan 2 diisi dengan kegiatan lomba mewarnai, kelas 3 lomba menyalin kaligrafi, kelas 4 menulis kaligrafi, kelas 5 lomba cerdas cermat, dan kelas 6 diisi dengan kegiatan lomba taushiyah.
“Maka pergantian tahun harusnya membawa makna perubahan, yakni mampu menghijrahkan diri pribadi untuk hidup yang lebih baik serta diridhoi Allah swt.,” semoga di tahun baru Islam 1 Muharam 1439 H ini kita semua baik guru, karyawan, dan siswa dapat lebih meningkatkan lagi ketaqwaan sehingga dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Aamiin.
Berikut ini merupakan dokumentasi menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1439 Hijriah :
Lomba Taushiyah Kelas 6 Lomba Cerdas Cermat Kelas 5
Lomba Menyalin Kaligrafi kelas 3 dan Menulis Kaligrafi Kelas 4 Lomba Mewarnai Kelas 1 dan Kelas 2
Pada saat kegiatan berlangsung.siswa yang beragama non muslim pun melaksanakan kegiatan sesuai dengan agama dan keyakinannya masing-masing, berikut adalah dokumentasi kegiatan tersebut :