Indomilk Gemilang Anak Indonesia bersama PERSIB di SD Taruna Bakti

PERSIB Beri Coaching Clinic di Indomilk Gemilang Anak Indonesia

Anak-anak SD Taruna Bakti dalam Indomilk Gemilang Anak Indonesia © PERSIB.co.id/Gregorius A

 

Indomilk dan PERSIB menggelar kegiatan coaching clinic bertajuk Indomilk Gemilang Anak Indonesia di SD Taruna Bakti, Jalan RE Martadinata, Bandung, Selasa 20 Februari 2018. Hadir di sana, dua penggawa Maung Bandung, Kim Jeffrey Kurniawan dan Imam Arief Fadillah.

Kegiatan olahraga yang diikuti oleh ratusan siswa-siswi dari kelas 1 hingga kelas 6 itu berjalan meriah dan penuh canda tawa.

Sejak pagi, para siswa langsung mengikuti kegiatan senam sehat dan minum susu Indomilk bersama. Setelahnya, para siswa mendapatkan gelang gemilang anak Indonesia yang diberikan oleh Indomilk.

Menjelang siang, 12 siswa terpilih mendapatkan kesempatan untuk mengikuti coaching clinic bersama Kim Jeffrey Kurniawan dan Imam Arief Fadillah.

Kim mengaku senang bisa berbagi ilmu bersama para siswa di kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut demi mewujudkan impian anak-anak di Indonesia menjadi pesepakbola.

“Saya senang dengan adanya acara ini, dukungan indomilk untuk anak2 supaya berkembang dan meraih impian mereka,” kata Kim.

Coaching clinic diakhiri dengan game futsal 6 lawan 6 di lapangan futsal SD Taruna Bakti antara Tim Kim dan Tim Imam. Tim Kim mampu menekuk Tim Imam dengan skor meyakinkan, 4-0.

Indomilk dan PERSIB masih akan menggelar kegiatan coaching clinic selanjutnya di SD N Pelita, Jalan Rajamantri Kidul, Bandung, Rabu 21 Februari 2018 pagi besok.***

(sumber : Persib.co.id)
(sumber : Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita)
Photo Dokumentasi lainnya :
    

PESTA SIAGA SD TARUNA BAKTI 2018

Pada hari sabtu,10 Februari 2018, SD Taruna Bakti kembali melaksanakan Pesta Siaga untuk yang ke 3. Maksud diselenggarakannya kegiatan Pesta Siaga SD Taruna Bakti Tahun Pelajaran 2017-2018 ini adalah untuk peningkatan kualitas Pramuka Siaga dilingkungan SD Taruna Bakti Kota Bandung.

Tujuan diselenggarakannya kegiatan Pesta Siaga SD Taruna Bakti Tahun Pelajaran 2017-2018 ini adalah untuk pencapaian Syarat Pramuka Garuda Golongan Siaga yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan dalam program Pembinaan Pramuka Siaga SD Taruna Bakti Kota Bandung.

Sasaran yang dicapai melalui penyelenggaraan Pesta Siaga ini adalah menjadi suri tauladan terbaik untuk seluruh Pramuka Siaga baik di lingkungan Gugus Depan maupun diluar Gugus Depan.

Pada Pesta Siaga  kali ini terdiri dari 6 Dangau, dengan perincian sebagai berikut :

  • Dangau 1 Permainan Memindahkan Bom
  • Dangau 2 Permainan Estapet Bola Pingpong
  • Dangau 3 Permainan Panjang-panjangan
  • Dangau 4 Permainan Roda Kereta
  • Dangau 5 Permainan Mengisi galon dengan spon
  • Dangau 6 Permainan Membuat ice cream

Sebelum permainan dangau dimulai, dibagikan telur mentah kepada setia barung. Barung yang dapat menjaga telur sampai akhir permainan adalah barung yang dapat menjalankan tugas dengan baik. Final Pesta siaga, peserta barung mempertahankan barungnya dengan menggunakan pistol air.

Berikut ini adalah dokumentasi dari Kegiatan Pesta Siaga SD Taruna Bakti Tahun Pelajaran 2017-2018 :

   

 

Kegiatan SD Taruna Bakti di acara Interval x 4th Adiwiyata Festival 2018

Di awal tahun 2018 ini sekolah SD Taruna Bakti kembali ikut serta di acara Festival Adiwiyata tepatnya di acara Interval x 4th. Adiwiyata Festival yang diadakan di kampus UNJANI di jalan Terusan Gatot Subroto Bandung. Acara ini diselenggarakan oleh Teknik Industri Universitas Jenderal Achmad Yani berjasama dengan DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan) Kota Bandung.

Interval x 4th. Adiwiyata Festival tahun 2018 hadir dengan tema “Dare to Build Startup Business”. Interval x Adiwiyata Festival dimeriahkan oleh beberapa kegiatan seperti : Workshop ISO 9001:2015, Jalan Santai + GPS,  Pameran dan Bazaar, Lomba Karya Tulis Ilmiah, Lomba Fashion Show Daur Ulang, Lomba Film Lingkungan,  Audisi Band, Lomba Perkusi, Lomba Modern Dance, dan Pelaksanaan REKOR MURI (Pembuatan sajadah berbahan kemasan kopi dengan peserta terbanyak).

Jalan santai & aksi gps SD Taruna Bakti terdiri dari 7 orang siswa yang merupakan gabungan perwakilan  kelas 4 dan 5  ditambah 2 orang guru pendamping . Jalan santai diikuti oleh civitas akademika Teknik Industri UNJANI & komunitas sekolah adiwiyata kota Bandung serta instansi terkait. Jalan santai menempuh rute yang akan ditentukan, jalan santai disertai dengan aksi gerakan pungut sampah di sejumlah ruas jalan yang diikuti. Setiap peserta dibekali trash bag dan juga sarung tangan, peserta melakukan aksi GPS di sepanjang jalan yang di lalui. Di beberapa titik tertentu yang dilewati disiapkan sepeda motor sampah yang disiapkan oleh PD Kebersihan untuk menjadi TPS dan atau mengangkut langsung sampah-sampah yang didapatkan selama jalan santai & aksi GPS berlangsung. 

Selain kegiatan jalan santai dan gps, SD Taruna Bakti ikut serta dalam Green Festival. Green festival adalah pameran beragam kreasi produk daur ulang yang dipersembahkan oleh komunitas Sekolah Adiwiyata Kota Bandung & Teknik Industri UNJANI. Produk daur ulang yang dipamerkan bisa beragam kreasi dengan menggunakan bahan limbah/sampah plastik, kertas, kain, kaca, kayu, besi serta display beragam lukisan produk daur ulang dll. Peserta pameran kreasi daur ulang ditentukan (=terbatas/maks 10 stand saja). 

Photo dokumentasi kegiatan Interval x 4th. Adiwiyata Festival tahun 2018

      

 

 

The 3rd Taruna Bakti Student Talent Competition 2017

Akhirnya puncak acara kegiatan The 3rd TBSTC 2017 yang ditunggu-tunggu berlangsung dengan sukses dan meriah, kegiatan diakhiri acara sulap dan  pemberian piala kepada para pemenang lomba. Bagi rekan-rekan yang belum tahu, TBSTC merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh SD Taruna Bakti dengan tujuan untuk menyalurkan bakat dan kreativitas siswa TK dan SD se – Bandung Raya dalam bidang olahraga, seni, dan teknologi.

The 3rd TBSTC 2017 kali ini diawali dengan pelaksanaan Seminar Parenting dengan tema “Mengasuh Anak di Dunia Digital” dengan pembicara Najelaa Shihab didampingi Muhammad Farhan (Om Farhan) sebagai keynote speaker serta moderator di pandu oleh Mischa Mariska. Kegiatan seminar dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 28 oktober 2017.

SD Taruna Bakti pada kegiatan ini kembali berhasil mempertahankan prestasi sebagai Juara Umum. TK/SD yang meraih gelar juara umum akan mendapatkan piala bergilir Ketua Penggerak PKK Kota Bandung (Ibu Atalia Praratya Kamil) untuk tingkat SD dan SD Taruna Bakti untuk tingkat TK.

TBSTC sudah diselenggarakan sejak tahun 2015 dengan peserta di tahun 2015 berjumlah 543 peserta dan di tahun 2016 berjumlah 1046 peserta. TBSTC memiliki tema yang berbeda di setiap tahunnya. The 3rd TBSTC kali ini bertemakan Modern Creativity, yang berarti melalui 3rd TBSTC segala kreativitas anak Indonesia dapat dituangkan melalui berbagai bidang baik itu seni, olahraga, teknologi dan permainan edukasi, adapun total peserta untuk tahun 2017 kurang lebih berjumlah 1200 peserta.

Berikut adalah dokumen kegiatan The 3rd TBSTC 2017 yang berhasil kami rangkum.

  • Dokumentasi Kegiatan Seminar

 

 

  • Dokumentasi Kegiatan Pembukaan, lomba, pentas seni, dan bazar di The 3rd TBSTC 2017

Pembukaan Perlombaan The 3rd TBSTC 2017

   

Pada kegiatan ini diperkenalkan juga lagu jingle The 3rd TBSTC yang berjudul “Taruna Bakti Hebat”, yang di nyanyikan oleh Satchel dan Anadhya. Berikut ini adalah lagu “Taruna Bakti Hebat” :

Di bawah ini adalah video Produser dan Pencipta Lagu “Taruna Bakti Hebat”.

Kegiatan Finger Painting dan Membuat Tempat Pensil Siswa Kelas 1

Pengertian Finger Painting Bagi Anak Usia Dini

Pengertian Finger Painting Bagi Anak– Finger painting adalah jenis kegiatan membuat gambar yang dilakukan dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara langsung dengan jari tangan secara bebas di atas bidang gambar, batasan jari di sini adalah semua jari tangan, telapak tangan, sampai pergelangan tangan (Sumanto, 2005).

Finger painting didefinisikan pula sebagai teknik melukis secara langsung tanpa menggunakan bantuan alat, anak dapat mengganti kuas dengan jari-jari tangannya secara langsung (Pamadi, 2008)  . Berdasarkan kedua pendapat tersebut, dapat disimpulkan bahwa finger painting adalah kegiatan melukis secara langsung dengan jari tangan di atas bidang gambar dengan cara menggoreskan adonan warna (bubur warna) secara bebas. Dalam melakukan finger painting, anak dapat merasakan sensasi pada jari karena kegiatan ini langsung menggunakan jari-jari tangan. Pada dasarnya kegiatanfinger painting sangat mudah dilakukan oleh anak. 
Di dalam kegiatan finger painting tidak ada aturan baku yang harus dipelajari. Dalam kegiatan finger painting yang penting dilakukan oleh guru adalah bagaimana memotivasi dan menumbuhkan keberanian pada diri anakuntuk berani menyentuhkan jarinya dengan cat warna. Kegiatan ini juga melatih motorik halus anak khususnya jari-jari anak agar lebih lentur. Melalui berbagai kegiatan kesenian, seperti menggambar, melukis, menggunakan instrumen musik, dan merajut akan melatih kemampuan motorik halus (Suyanto, 2005). 
Oleh karena selain untuk melatih kesenian anak, kegiatan finger painting termasuk dalam kegiatan yang dapat melatih kemampuan motorik halus anak. Anak menggunakan otot-otot jarinya untuk berkreasi sehingga kemampuan motoriknya berkembang. Biasanya untuk melatih anak menulis, terlebih dahulu anak-anak dilatih untuk menggambar. Hal itu ecara tidak langsung akan melatih otot-otot halus anak pada tangan dan jari yang sangat berguna sebagai bekal berlatih menulis.
 Dengan kegiatan finger painting dapat melatih anak untuk menggunakan indranya yaitu indra peraba karena kegiatan finger painting ini mengharuskan anak untuk bersentuhan angsung dengan cat pewarna untuk bahan melukis dengan menggunakan jari-jari mereka. Aktivitas mereka bersentuhan langsung dengan cat dapat melatih anak untuk menggunakan indra perabanya. Kegiatan ini juga dapat membantu anak untuk mengenal warna dan pencampuran warna karena di dalam kegiatan finger painting ini anak dapat bebas memilih dan mencampur cat warna yang akan dipakai untuk kegiatan melukisnya. 
(di sadur dari : pustakapaud.blogspot.co.id)

Keterampilan Membuat “Tempat Pensil Dari Stik Es Krim”

Biasanya setelah anak memakan es krim sisa dari stiknya langsung dibuang begitu saja, namun ternyata dengan stik es krim banyak bisa menghasilkan ide dan kreatifitas yang lucu dan menarik.  Dengan memamfaatkan barang sisa seperti stik es krim untuk dijadikan kerajinan kreatif seperti membuat tempat pensil, kita juga mengajarkan kepada anak untuk ramah lingkungan.  Di bawah ini adalah dokumentasi dari kegiatan tersebut.

 

Kegiatan Sabtu Seru SD Taruna Bakti

Hari sabtu tanggal 30 September 2017, perwakilan  siswa kelas 5 SD Taruna Bakti beserta guru pendamping mengikuti kegiatan rutin “sabtu seru” GPS (Gerakan Pungut Sampah) di sungai Cikapundung. Kegiatan ini bertujuan untuk mendidik para pelajar dikota Bandung khususnya dari mulai tingkat SD, SMP, SMA dan Universitas agar peduli terhadap kebersihan lingkungan kota Bandung dan sekitarnya.

Sebelum kegiatan dimulai, Penasihat Relawan Cikapundung Riverspot, Kudi Rukadi memberikan pengarahan kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan, jangan membuang sampah sembarangan.

Sehabis kegiatan, siswa dan guru pendamping gps sabtu seru dari SD Taruna Bakti berphoto bareng bersama dengan tim gps dari Universitas Maranatha dan Telkom.

 

Sabtu Seru Edisi ke 2

Pada hari sabtu tanggal 7 Oktober, perwakilan siswa dari kelas 4 beserta guru pendamping SD Taruna Bakti kembali mengikuti kegiatan sabtu seru yang rutin dilaksanakan oleh Penasihat Relawan Cikapundung Riverspot, Kudi Rukadi.

Berikut adalah photo dokumentasi dari kegiatan tersebut.