Ragam Kisah Satu Hati: Karya Literasi SD Taruna Bakti dalam GSMB Nasional

        SD Taruna Bakti dengan bangga mengikuti Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) Nasional yang diselenggarakan oleh Nyalanesia, sebuah program berskala nasional yang mendorong peningkatan budaya literasi di lingkungan sekolah. Partisipasi ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang literat, kreatif, dan produktif.

        Melalui GSMB, tim literasi SD Taruna Bakti yang terdiri dari para guru dan siswa, mendapatkan berbagai pelatihan intensif dan pendampingan dari tim Nyalanesia. Pelatihan ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman dan kemampuan dalam mengembangkan kegiatan literasi yang terintegrasi dan berdampak langsung pada pembelajaran di sekolah.

       Tak hanya mengikuti pelatihan, guru dan siswa juga terlibat aktif dalam proses kreatif menulis, yang kemudian diwujudkan dalam bentuk karya bersama berupa buku antologi puisi berjudul “Ragam Kisah Satu Hati”. Buku ini memuat kumpulan puisi yang lahir dari pengalaman, imajinasi, dan semangat berkarya seluruh anggota tim literasi.

           Karya ini menjadi bukti nyata bahwa SD Taruna Bakti telah menjadi bagian dari sekolah aktif literasi nasional, tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai pelaku perubahan yang turut menyuarakan pentingnya menulis sebagai bagian dari pembelajaran bermakna.

        Semoga langkah ini menjadi awal dari lahirnya lebih banyak karya tulis dari siswa dan guru, serta mendorong semangat menulis yang terus tumbuh di lingkungan sekolah.

SD Taruna Bakti Sukses Laksanakan ANBK 2025 Gelombang ke-3

SD Taruna Bakti telah melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada gelombang ke-3, yaitu hari Senin–Selasa, 29–30 September 2025. Kegiatan berlangsung di LAB TIK sekolah dengan suasana yang tertib dan nyaman.

– Hari pertama (Senin): Siswa mengerjakan Literasi dan Survei Karakter.

– Hari kedua (Selasa): Dilanjutkan dengan Numerasi dan Survei Lingkungan Belajar.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran pelaksanaan ANBK, mulai dari guru pendamping, proktor, teknisi, hingga para orang tua yang terus mendukung putra-putrinya. Dan tentu saja, selamat untuk para siswa yang telah mengikuti asesmen dengan penuh tanggung jawab!

Siaga Sejak Dini Pelatihan Mitigasi SD Taruna Bakti

     Dalam upaya menumbuhkan kesiapsiagaan terhadap bencana alam sejak dini, murid kelas 1 hingga 6 SD Taruna Bakti mengikuti simulasi mitigasi gempa bumi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi latihan fisik, tetapi juga bagian dari edukasi penting mengingat lokasi geografis sekolah yang berada di kawasan rawan gempa, khususnya akibat potensi pergerakan Sesar Lembang.

     Simulasi dimulai dengan bunyi sirine peringatan gempa yang menandai awal evakuasi. Para murid segera berlindung di bawah meja, melindungi kepala menggunakan tas, buku, atau pelindung kepala, serta mengikuti prosedur standar tanggap darurat. Setelah itu, mereka dievakuasi secara tertib menuju titik kumpul di area depan sekolah yang telah ditetapkan sebagai lokasi aman terbuka.

    Usai kegiatan evakuasi, murid kembali ke kelas dan guru mengulas kembali materi mitigasi bencana, khususnya terkait karakteristik gempa bumi yang mungkin dipicu oleh aktivitas Sesar Lembang, salah satu sesar aktif di Jawa Barat yang membentang sepanjang wilayah Lembang hingga sekitarnya. Para murid diajak berdiskusi tentang pentingnya mengenal lingkungan sekitar, memahami potensi bahaya, dan mempersiapkan diri untuk menghadapi risiko bencana dengan tenang dan terlatih.

     Kegiatan ini merupakan bagian dari program sekolah yang dirancang untuk menanamkan literasi kebencanaan. Tindak lanjutnya, latihan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala dengan berkoordinasi antarunit di lingkungan Taruna Bakti. Melalui latihan mitigasi bencana, murid tidak hanya belajar menyelamatkan diri, tetapi juga diajarkan untuk menjadi agen informasi kesiapsiagaan bencana di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Semarak Kemerdekaan Guru SD Taruna Bakti: Buktikan Diri dengan Deretan Kemenangan

      Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Yayasan Taruna Bakti menyelenggarakaan perayaan meriah yang melibatkan seluruh jenjang di lingkungan Taruna Bakti. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 23 Agustus 2025 yang bertempat di GOR Taruna Bakti. Kegiatan ini diisi dengan berbagai perlombaan yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga penuh kreativitas dan kebersamaan.

      Rangkaian lomba yang digelar antara lain: Senam Kreasi, Basket 3 on 3, Senandung Dikala Anda Termenung, Pelatihan Baris Berbaris (PBB), Make Over Estafet, dan Lomba Karaoke. Setiap jenjang—mulai dari Daycare, PG, dan TK hingga jenjang yang lebih tinggi, yaitu Taruna Bakti University—turut ambil bagian dalam memeriahkan acara ini.

       Kekompakan dan kreativitas dari guru-guru SD Taruna Bakti menghasilkan penampilan yang luar biasa dan berhasil memborong piala kemenangan pada lomba-lomba berikut:

  • Penghargaan Yel-yel Terbaik
  • Juara Favorit Senam Kreasi
  • Juara 1 Senandung Dikala Anda Termenung
  • Juara 2 Basket 3 on 3
  • Juara 3 Make Over Estafet

       Antusiasme para guru dan karyawan yang hadir memberikan warna tersendiri dalam perayaan tahun ini. Semua peserta menunjukkan sportivitas dan kekompakannya. Hal ini menunjukkan tingginya semangat kebangsaan dan rasa kebersamaan yang tumbuh di lingkungan Yayasan Taruna Bakti.

Anak Sehat, Cerdas, dan Tangguh melalui Kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah

     Pada hari Rabu, 10 September 2025, SD Taruna Bakti bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Salam Kota Bandung melaksanakan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Aula Yayasan Taruna Bakti Lantai 1.

      Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 dengan rangkaian sebagai berikut:

  1. Pemeriksaan kesehatan umum untuk semua siswa.
  2. Vaksin Campak-Rubella untuk siswa kelas 1.
  3. Vaksin HPV untuk siswi kelas 5, sebagai pencegahan kanker serviks.

     BIAS merupakan program nasional dari Kementerian Kesehatan RI untuk melindungi anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Selain BIAS, ada juga pemeriksaan umum yang dilakukan oleh tenaga kesehatan. Dari hasil pemeriksaan, ada beberapa anak yang disarankan untuk berkonsultasi lanjutan ke dokter umum dan dokter gigi.  Kegiatan ini sangat baik, karena melalui kerja sama antara pihak sekolah dan puskesmas,  anak-anak dapat memperoleh layanan kesehatan yang komprehensif sejak dini. Dengan adanya program ini, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga wadah untuk memantau tumbuh kembang dan kesehatan peserta didik. Orang tua pun merasa terbantu, karena anak-anak mendapatkan pemeriksaan kesehatan tanpa harus meninggalkan aktivitas sekolah. Harapannya, melalui sinergi antara sekolah, puskesmas, dan orang tua, kesehatan anak-anak semakin terjamin sehingga mereka dapat belajar dengan lebih optimal.

      Sekolah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga upaya ini menjadi langkah nyata menuju generasi yang sehat dan berprestasi.