Kegiatan Belajar Mengajar Luar Sekolah (KBMLS) SD Taruna Bakti 2019

Kegiatan Belajar Mengajar Luar Sekolah (KBMLS) SD Taruna Bakti 2019

Horeeee! Demikianlah ungkapan spontan Tunas Cilik saat mendengar pengumuman bahwa seluruh warga sekolah akan berwisata. Kegiatan Belajar Mengajar Luar Sekolah atau KBMLS merupakan kegiatan wisata edukasi yang diadakan 1 tahun sekali dengan tujuan agar Tunas Cilik dapat menambah wawasan, melepas penat, dan menambah waktu berkualitasnya dengan teman – teman dan guru. KBMLS tahun ini diselenggarakan pada tanggal 5 Maret 2019 untuk kelas 3 – 6 dan 12 Maret 2019 untuk kelas 1 – 2. Tujuan KBMLS tahun ini adalah Taman Safari Indonesia dan Villa Kancil Kampung Sunda. Dengan wisata alam diharapkan Tunas Cilik dapat lebih belajar, berinteraksi, dan mengamati langsung dari alam. Di Taman Safari, Tunas Cilik dapat lebih mengenal fauna yang ada di dunia dan melihat berbagai atraksi fauna. Sedangkan di Villa Kancil Kampung Sunda, Tunas Cilik diajarkan untuk berinteraksi dengan alam melalui kegiatan outbond, menangkap ikan, dan menanam padi. Siswa sangat bersemangat mengikuti kegiatan ini. Semua peserta bergembira menikmati seluruh rangkaian kegiatan walaupun harus berkumpul di sekolah lebih pagi dan pulang lebih sore dari biasanya. Bagaimana Tunas Cilik, bermain sambil belajar bersama alam sangat mengasyikan, bukan?? (Agitha)

Berikut ini adalah dokumentasi yang berhasil dihimpun pada saat kegiatan KBMLS bulan Maret 2019 :

 

 

Lomba Pramuka SD Taruna Bakti

Lomba Pramuka SD Taruna Bakti

Tanggal 29 September 2018, Penggalang SD Taruna Bakti mengirimkan perwakilannya baik dari tim putra maupun tim putri untuk mengikuti Lomba Tingkat 2 se Kwartir Ranting (Kecamatan) Bandung Wetan. Lomba tingkat ini dilaksanakan setiap 2 tahun sekali. Tahun ini pelaksanaan perlombaan bertempat di SMPN 14 Bandung.

Penggalang Tim Putra SD Taruna Bakti pada kegiatan tersebut berhasil menjadi :

Juara 1 = Sketsa Panorama

Juara 1 = Taksir tinggi

Juara 1 = KIM Dengar

Keberhasilan Tim Penggalang Putra diikuti pula oleh TIm Penggalang Putri yang berhasil meraih prestasi :

Juara 1 = Mendirikan Tenda

Juara 2 = Pengetahuan Umum

Juara 1 = KIM dengar

 

Atas perolehan prestasi dari Tim Penggalang Putra dan Putri, SD Taruna Bakti mendapatkan prestasi sebagai Juara Umum ke 2.

Berikut ini adalah dokumentasi dari kegiatan

perlombaan tersebut.

 

 

Peringatan Hari Pangan Sedunia SD Taruna Bakti

Peringatan Hari Pangan Sedunia SD Taruna Bakti

Senin, 15 Oktober 2018, SD Taruna Bakti menyelenggarakan kegiatan Hari Pangan Sedunia. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan kesadaran kepada siswa SD Taruna Bakti dan  semua pihak yang ada di lingkungan Yayasan Taruna  Bakti tentang bahan-bahan pangan yang ada di Indonesia. Kita wajib bersyukur karena negara Indonesia di anugerahi oleh Tuhan Yang Maha Esa dan Maha Kuasa bahan pangan yang sangat melimpah. 

Siswa SD Taruna Bakti Kelas 1 – 6 ditugaskan untuk membawa bahan pangan olahan dari singkong, kacang, jagung, kentang, dan beras. Selain bertujuan untuk memperkenalkan berbagai macam olahan pangan kepada siswa, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan kebesamaan dan rasa syukur kita atas rezeki yang telah diberikan Tuhan.

Sejarah peringatan hari pangan sedunia berawal dari konferensi FAO ke-20, pada bulan November 1976 di Roma yang menghasilkan resolusi No. 179 mengenai World Food Day (Hari Pangan Sedunia). Pada konferesi FAO tersebut , Dr. Pal Romany (Menteri Pertanian dan Pangan Hongaria) memiliki peran penting karena beliaulah yang mengusulkan ide serta gagasan perayaan Hari Pangan Sedunia. Resolusi ini kemudian disetujui oleh 147 negara anggota FAO (Food and Agriculture Organization) termasuk Indonesia, yang memutuskan bahwa mulai tahun 1981 semua negara anggota FAO akan memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) setiap tanggal 16 Oktober.

Hari Pangan Sedunia diperingati dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian penduduk dunia akan pentingnya penanganan masalah pangan baik nasional, regional maupun global. Penyelenggaraan peringatan Hari Pangan Sedunia merupakan hal yang wajib karena keikutsertaan Indonesia sebagai anggota FAO.