Memulai Kebiasaan Baik dengan Taruna Sehat dan Bugar

  Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi meluncurkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Gerakan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan positif yang dapat membentuk karakter anak-anak Indonesia agar menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter unggul.

        SD Taruna Bakti memulai program Taruna Sehat dan Bugar sebagai bagian dari pembiasaan dan pembentukan karakter murid yang sehat dan bugar dengan makan makanan yang bergizi dan rajin berolahraga. Program ini mulai dilaksanakan pada Jumat, 15 Agustus 2025, dan nantinya akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan pada minggu ke–3 dan ke—4,  bergantian sesuai jenjang kelas.

              Murid kelas 1 sampai 3 melaksanakan Taruna Bugar melalui senam Anak Indonesia Hebat bersama-sama. Seluruh murid bergerak dengan penuh semangat mengikuti gerakan senam Anak Indonesia Hebat, mulai dari pemanasan, gerakan inti, sampai pendinginan.

          Untuk murid kelas 4 sampai 6, melaksanakan kegiatan Taruna Sehat yaitu sarapan bersama di kelas masing-masing. Makanan yang dibawa tentunya adalah makanan yang sehat dan bergizi. Sebelum makan bersama, guru kelas dan murid berdiskusi tentang makanan bergizi seimbang serta refleksi tentang gizi dari makanan yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Lewat kebiasaan ini, diharapkan murid memahami jenis makanan sehat dan bergizi seimbang dan dapat belajar memilih makanan yang dibutuhkan oleh tubuh serta sadar untuk bisa hidup lebih sehat.

        Semoga dengan dilaksanakannya program ini, murid SD Taruna Bakti tumbuh sehat secara fisik maupun mental, memiliki tubuh yang bugar, dapat memaksimalkan potensinya, serta menjaga tubuh agar tetap sehat sebagai bentuk tanggung jawab individu.

Kegiatan Science Museum Geologi

Peserta didik kelas 4, 5, dan 6 SD Taruna Bakti mengikuti kegiatan Science  Day by ALMI (Akademi Ilmuwan Indonesia) yang bertajuk science beyond rocks and bones pada hari Senin, 11 Agustus 2025 dilaksanakan pukul 08.00—15.00 di Museum Geologi.

Agenda kegiatan terdiri dari:

  • Demonstrasi science untuk kehidupan sehari hari yang mengahdirkan 10 booth antara lain:
  1. Funtastic science
  2. Drone
  3. Langit bercerita
  4. Arkeolog cilik
  5. Pahlawan cilik bijak air
  6. Pasta gigi dan cairan Ajaib
  7. Tinta rahasia
  8. Germ Busters
  9. Asthma
  10. Insinyur hebat
    • Menghadirkan pameran karya
    • Melakukan eksperimen science
    • Talkshow inspiratif bersama para ilmuwan muda dengan judul “Menumbuhkan Karakter Sains Sejak Dini”
    • Kunjungan ke museum geologi

    Yuk, Jadi Anak Hebat dengan 7 Kebiasaan Baik!

    Sebagai bagian dari program pembentukan karakter peserta didik, siswa kelas 4 turut berpartisipasi dalam pembuatan sebuah video bertema “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Proyek kreatif ini melibatkan delapan siswa dari beberapa kelas, yaitu:

    • Kinara Putri Bismahadi (4A)
    • Rifana Maika Faried (4A)
    • Axelle Arziki Almecca (4B)
    • Ceisya Zara Sabrina (4B)
    • Aryanina Vidya Indradi (4C)
    • Kyra Athiya Rabi (4C)
    • Kay Prasad Satyapragya (4D)
    • Raquinsha Naazneen As-Saabiq Artaputri (4D)

    Video ini menampilkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu:

    1. Bangun Pagi
    2. Beribadah
    3. Berolahraga
    4. Makan Sehat dan Bergizi
    5. Gemar Belajar
    6. Bermasyarakat
    7. Tidur Cepat

    Kebiasaan-kebiasaan ini diharapkan dapat membudaya dan menjadi bagian dari karakter anak-anak Indonesia sejak dini. Melalui video ini, para siswa tidak hanya menyampaikan pesan positif, tetapi juga belajar meneladani dan menerapkan kebiasaan baik tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

    Proses pembuatan video ini menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mendidik. Para siswa dilatih untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan kerja sama, komunikasi, serta keterampilan dalam menggunakan teknologi.

    Dengan penuh semangat dan percaya diri, para siswa menyampaikan pesan yang inspiratif bagi teman-teman seusianya. Semoga video ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus membangun kebiasaan baik dan tumbuh menjadi generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

    PERJUSA 2025 – Membangun Karakter dan Kebersamaan Melalui Pramuka

    Pada hari Jumat hingga Sabtu, tanggal 9–10 Mei 2025, SD Taruna Bakti melaksanakan kegiatan Perjusa (Perkemahan Jumat-Sabtu) yang berlokasi di Sarana Olahraga Yayasan Taruna Bakti, Jl. Surapati No. 155, Bandung. Kegiatan tahunan ini diikuti oleh seluruh peserta didik Kelas 5, sebagai bagian dari program pembentukan karakter melalui pendidikan kepramukaan.

    Kegiatan dimulai pada hari Jumat siang dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat. Setelah upacara, para peserta langsung mengikuti permainan pos yang tersebar di area perkemahan. Dalam permainan ini, siswa diajak menjelajahi lima tantangan yang menarik dan edukatif.

    Di Pos 1, mereka belajar tentang semapur, yaitu teknik komunikasi menggunakan bendera. Selanjutnya, di Pos 2, peserta ditantang untuk membaca dan menulis pesan menggunakan kode morse. Tantangan berikutnya ada di Pos 3, di mana mereka melakukan lompat berirama untuk melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh. Di Pos 4, peserta mengikuti estafet bola yang mengandalkan kerja sama dan kekompakan tim. Terakhir, di Pos 5, mereka harus menyusun puzzle sebagai ujian strategi dan kekompakan kelompok.

    Setelah seluruh tantangan pos diselesaikan, kegiatan dilanjutkan dengan pendirian tenda secara berkelompok. Kegiatan ini melatih kerja sama, ketekunan, serta keterampilan praktis siswa dalam membangun sesuatu secara mandiri.

    Menjelang sore, para peserta mengikuti kegiatan memasak dan makan malam bersama. Dengan menggunakan peralatan sederhana, mereka belajar mengolah makanan sendiri sambil berbagi tugas dengan teman satu regu. Momen ini menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus melatih kemandirian dan tanggung jawab.

    Malam hari diisi dengan kegiatan keagamaan yang memberikan ruang bagi siswa untuk merenung serta memperkuat nilai-nilai spiritual. Setelah momen yang khidmat tersebut, suasana berubah menjadi lebih meriah dengan digelarnya talent show, di mana setiap regu menampilkan beragam bakat mereka dengan penuh antusias. Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi ajang untuk meningkatkan rasa percaya diri dan kebersamaan antar peserta.

    Sebagai penutup malam, dilaksanakan kegiatan api unggun sebuah tradisi khas pramuka yang sarat makna akan persatuan dan semangat kebersamaan. Nyala api yang berkobar di tengah kegelapan malam menjadi simbol harapan, semangat, dan energi positif yang menyatukan seluruh peserta dalam satu semangat kekeluargaan.

    Keesokan harinya, kegiatan dimulai dengan olahraga pagi untuk menyegarkan tubuh dan memulai hari dengan semangat baru. Setelah itu, anak-anak mengikuti sesi games main air yang berlangsung seru dan menyenangkan, mempererat kebersamaan dan menumbuhkan rasa gembira.

    Sebelum kegiatan berakhir, diadakan pembagian hadiah kepada regu-regu yang menunjukkan semangat, kekompakan, dan keterampilan terbaik selama kegiatan berlangsung. Akhirnya, seluruh rangkaian acara ditutup dengan upacara penutupan yang mengesankan dan menyentuh hati, sebagai tanda berakhirnya pengalaman berkemah yang tak terlupakan ini.

    Perjusa 2025 berjalan dengan sukses dan penuh antusiasme. Siswa-siswi kelas 5 menunjukkan semangat luar biasa dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Mereka belajar banyak hal di luar ruang kelas bukan hanya tentang tali-temali atau yel-yel, tetapi juga tentang kebersamaan, rasa tanggung jawab, serta kepercayaan diri.

    Melalui Perjusa ini, siswa belajar menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan mampu bekerja sama dalam tim. Ini bukan hanya kegiatan perkemahan, tetapi bagian dari pendidikan karakter yang berharga dan membekas.

    Untuk seluruh siswa kelas 5, semoga pengalaman berharga selama Perjusa ini menjadi pelajaran hidup yang tidak akan pernah kalian lupakan. Jadikan semangat yang kalian bangun di bumi perkemahan ini sebagai bekal untuk terus tumbuh menjadi anak-anak yang berani, bertanggung jawab, peduli sesama, dan siap menghadapi masa depan.