Parents Go to School – Kelas 4 & Kelas 5

Parents Go to School 2025

“Exploring the World of Learning with My Parents”

Pada hari Senin, 5 Mei 2025, SD Taruna Bakti kembali melaksanakan kegiatan Parents Go to School, sebuah program tahunan yang mempertemukan dunia pendidikan di sekolah dengan pengalaman nyata dari para orang tua murid. Dengan mengusung tema tahun ini: “Exploring the World of Learning with My Parents” (Menjelajahi Dunia Pembelajaran bersama Orang Tuaku). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam menanamkan nilai-nilai karakter, wawasan kebangsaan, serta semangat belajar sepanjang hayat.

Sesi Pertama: Kelas 4 – “6B: Berbakti, Belajar, Bermain, Bergerak, Bermimpi, Berdoa”

Kegiatan dimulai pukul 07.30 hingga 09.15 WIB, yang diikuti oleh siswa-siswi Kelas 4. Sesi ini menghadirkan narasumber Moehamad Satiadharma, S.T., M.BA., seorang profesional yang juga merupakan orang tua siswa, dengan topik “6B”. Enam nilai utama yang dibagikan kepada siswa adalah:

    • Berbakti: Menumbuhkan rasa hormat dan kasih sayang kepada orang tua dan guru,
    • Belajar: Menanamkan semangat belajar tanpa henti,
    • Bermain: Mengembangkan kreativitas melalui kegiatan yang menyenangkan,
    • Bergerak: Mendorong gaya hidup aktif dan sehat,
    • Bermimpi: Merancang masa depan dengan cita-cita,
    • Berdoa: Membiasakan hubungan spiritual dalam keseharian.

Didampingi moderator Ibu Eroh, suasana kelas menjadi sangat hidup dan penuh antusiasme. Para siswa juga diajak untuk merefleksikan kebiasaan mereka sehari-hari serta mulai mengenali potensi diri.

Sesi Kedua: Kelas 5 – “Bersama Rakyat, TNI Kuat”

Sesi berikutnya berlangsung dari pukul 09.30 hingga 11.15 WIB. Kali ini siswa-siswi mendapatkan kesempatan istimewa untuk berdialog langsung dengan tokoh nasional, Mayjen TNI Sachono, S.H., M.Si., M.Tr. (Han), yang juga orang tua siswa, dengan topik “Bersama Rakyat, TNI Kuat”.

Dalam pemaparannya, beliau mengangkat pentingnya peran rakyat dalam menjaga keutuhan bangsa. Disiplin, keberanian, cinta tanah air, dan rasa hormat terhadap sesama disampaikan dengan bahasa yang membumi dan mudah dipahami oleh siswa. Sesi ini dipandu dengan hangat oleh Ibu Nur selaku moderator. Para siswa terlihat sangat tertarik dengan kisah-kisah inspiratif yang dibagikan, termasuk tentang pengabdian di medan tugas dan bagaimana TNI bekerja bersama rakyat dalam menjaga keamanan negara.

Kegiatan Parents Go to School dengan tema “Exploring the World of Learning with My Parents” menjadi momen bermakna dalam perjalanan pendidikan siswa. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan dan pengalaman belajar, tetapi juga menguatkan nilai-nilai karakter serta rasa cinta terhadap bangsa dan keluarga.

Melalui kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua, sekolah berharap semangat belajar siswa terus tumbuh, tidak hanya di ruang kelas tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi untuk terus menjalin sinergi yang positif antara rumah dan sekolah demi masa depan anak-anak yang gemilang.

Kegiatan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)

Target pencapaian projek ini, secara garis besar diharapkan dapat membantu peserta didik dalam mencapai dimensi Profil Pelajar Pancasila yaitu: 1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, 2) mandiri, 3) bergotong-royong, 4) berkebinekaan global, 5) bernalar kritis, dan 6) kreatif.

Kegiatan P5 ini diikuti oleh peserta didik kelas 1 sampai kelas 5, kelas tidak terlibat karena sedang melaksanakan ujian praktik sekolah. Adapun tema yang diambil dari kelas 1-5 adalah:

  • Kelas 1 tema memilah sampah organik dan anorganik,
  • Kelas 2 tema memilah sampah organik dan anorganik.
  • Kelas 3 tema Stop Bullying
  • Kelas 4 tema kewirausahaan
  • Kelas 5 tema Budaya Daerah

Tebar rahmah

Bulan Ramadhan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Semangat Ramadhan ini tak hanya dirasakan di rumah, tetapi juga di sekolah. Salah satu contohnya adalah SD Taruna Bakti yang menyelenggarakan berbagai kegiatan Ramadhan penuh makna dan bermanfaat bagi para peserta didik.

Beragam kegiatan menarik dihadirkan selama bulan Ramadhan, seperti:

Tadarus Al-Quran

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Quran dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap isi Al-Quran.

Kajian Ramadhan

Kajian ini membahas berbagai tema seputar Ramadhan, seperti makna puasa, zakat, dan pentingnya meningkatkan amal saleh di bulan suci ini.

Tebar Rahmah dan Buka Bersama Anak Yatim

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial siswa terhadap sesama.

Antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan Ramadhan di sekolah ini sangat tinggi. Mereka terlihat semangat dan senang dalam mengikuti seluruh kegiatan yang diadakan. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam menumbuhkan kecintaan siswa terhadap agama dan nilai-nilai keislaman

Hari Bebas Sampah di Sekolah, Menumbuhkan Generasi Peduli Lingkungan

    Peringatan Hari Bebas Sampah di sekolah bukan sekadar seremoni, tetapi momen penting untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan membangun generasi yang bertanggung jawab. Hari Bebas Sampah menjadi pengingat bagi siswa, guru, dan staf sekolah tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan ini mendorong siswa untuk menerapkan kebiasaan mengurangi sampah, mendaur ulang, dan menggunakan kembali barang-barang yang masih bisa dimanfaatkan. Peringatan Hari Bebas Sampah di sekolah adalah langkah kecil dengan dampak besar. Dengan menumbuhkan kesadaran dan perilaku ramah lingkungan sejak dini, kita dapat membangun generasi yang peduli terhadap lingkungan dan menciptakan masa depan yang lebih lestari.

Parents Go To School

Sekolah adalah tempat belajar bagi para siswa untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan karakter. Tak hanya dari guru, siswa juga dapat belajar dari berbagai sumber, salah satunya adalah orang tua mereka sendiri. SD Taruna Bakti mengadakan kegiatan Parents Go To School dengan mengundang orang tua menjadi narasumber di sekolah. Kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan pengalaman baru bagi para siswa.

Orang tua dengan berbagai profesi memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan yang dapat dibagikan kepada siswa. Hal ini dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan siswa tentang berbagai bidang, seperti sains, teknologi, seni, budaya, dan dunia kerja. Mendengarkan pengalaman orang tua yang sukses dalam karirnya dapat memotivasi siswa untuk belajar lebih giat dan meraih cita-cita mereka. Mengundang orang tua menjadi narasumber di sekolah adalah kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi semua pihak. Dengan kolaborasi antara sekolah dan orang tua, kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan membantu siswa mencapai potensi terbaik mereka.

SD Taruna Bakti bekerja sama dengan Mayapada Hospital Bandung mengadakan pelatihan dokter cilik

     Pada bulan Februari 2024, SD Taruna Bakti bekerja sama dengan Mayapada Hospital Bandung mengadakan pelatihan dokter cilik yang diikuti oleh beberapa siswa-siswi dari kelas 4 dan 5. Pelatihan dokter cilik ini dilakukan di SD Taruna Bakti dengan bimbingan beberapa dokter dan tenaga medis. Tujuan pelatihan ini adalah para siswa akan ikut lomba dokter cilik yang dilaksanakan di Mayapada Hospital Bandung.

     Pelatihan dilakukan dua hari yaitu pada tanggal 7 Februari dan 20 Februari 2024. Siswa-siswi SD Taruna Bakti yang ikut pelatihan tampak antusias dengan materi yang disampaikan. Tidak hanya secara teori saja, tapi mereka juga mendapatkan praktik. Setelah beberapa kali pelatihan dan dari hasil tes pelatihan dokcil, maka ada beberapa siswa yang lolos tes dan mengikuti lomba dokcil yang dilaksanakan di Mayapada Hospital Bandung. Siswa-siswi tersebut adalah siswa kelas 4 yaitu Bagas dan Alendra, serta siswa-siswi kelas 5 yaitu Fiona, Dravin, dan Nares.

     Pada hari Sabtu, 2 Maret 2024 siswa-siswi SD Taruna Bakti mengikuti Lomba Dokcil yang dilaksanakan di Mayapada Hospital Bandung. Mereka terlihat bersemangat sekali dalam mengikuti lomba tersebut. Ada beberapa sekolah dasar lain yang ikut berlomba juga, di antara SD Aloysius, SD Binekas, SD Al-Azhar, SD Yahya, SD St. Ursula, SD St. Angela, dan lainnya. Setelah beberapa jam siswa-siswi SD Taruna Bakti mengupayakan yang terbaik, akhirnya mereka mendapatkan juara ketiga dalam Lomba Dokter Cilik Mayapada Hospital Bandung. Suatu pencapaian yang luar biasa. Selamat untuk siswa-siswi peserta lomba dokter cilik.

     Setelah mengikuti lomba, diharapkan siswa-siswi pemenang lomba dokter cilik dapat mempraktikkan ilmunya baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan sekitar serta dapat menjadi motivator bagi teman-teman lain. Tetap semangat!